Sabtu, 04 Mei 2013

Materi IPS SD Kelas 4


PENINGGALAN SEJARAH DI LINGKUNGAN SETEMPAT

A.Peninggalan Sejarah
Sejarah adalah cerita tentang kehidupan yang benar-benar terjadi di masa lalu. Sedangkan peninggalan sejarah artinya warisan masa lampau yang mempuanyai nilai sejarah. Ada bermacam-macam bentuk peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah bisa berupa fosil, peralatan dari masa lampau, prasati, patung, bangunan, naskah, dan cerita atau hikayat.
1.       Fosil

Fosil yaitu sisa-sisa tulang belulang manusia dan hewan atau tumbuhan yang membatu. Tulang belulang dan sisa-sisa tumbuhan itu berasal dari masa purba. Mereka tertanam di lapisan tanah. Umumnya fosil-fosil ini sudah berumur jutaan tahun. Dari fosil-fosil itu kita bisa mengetahui kehidupan pada zaman purba. Contoh: Fosil tengkorak manusia purba di Sangiran Jawa Tengah yang ditemukan oleh E. Dubois.

2.       Peralatan dari zaman dulu. 

Ada banyak peninggalan berupa peralatan yang dipakai pada zaman dulu. Peralatan ini digunakan untuk berburu, menangkap ikan, dan bertani.Ada yang terbuat dari logam, tulang dan batu.

3.       Prasasti

Prasasti yaitu tulisan-tulisan dari masa lampau, Tulisan ini ditulis pada batu emas, perunggu, tembaga, tanah liat atau tanduk binatang.
Prasasti ini biasanya berisi cerita tentang suatu kerajaan. Contohnya: Prasasti Yupa, Prasasti Kedukan Bukit.

4.       Patung (Arca)
Kebanyakan patung atau arca ini berasal dari kerajaan Hindu dan Budha. Bentuk Patung itu bermacam-macam. Ada patung dewa-dewa, ada patung Budha, ada patung yang berupa binatang dan lain-lain. Patung-patung itu terbuat dari batu, perunggu, atau bahkan emas.

5.       Bangunan

Bangunan yang bernilai sejarah antara lain.
a.   Candi, adalah bangunan kuno yang terbuat dari susunan batu. Candi didirikan sebagai tempat untuk melaksanakan upacara keagamaan. Contohnya: Candi Borobudur, Candi Prambanan.
b.  Gedung, adalah suatu bangunan rumah. Banyak gedung yang mempunyai nilai sejarah. Contonya: Gedung Stovia, Gedung Soempah Pemuda.
c.   Tempat ibadat, Contoh tempat ibadat yang mempunyai nilai sejarah adalah Masjid Demak Jawa Tengah,.Gereja Katedral Jakarta.
d.  Benteng, yaitu bangunan yang dipergunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh. Benteng-benteng yang ada di Indonesia umumnya peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol. Contoh: Benteng Vredeburg di Yogyakarta, Benteng Duurstede di Maluku.
e.   Istana. Di Indonesia banyak istana yang bernilai seejarah, misalnya Keraton Yogyakarta, Istana Negara, Istana Bogor.
f.    Tugu/monument., adalah suatu bentuk bangunan yang didirikan untuk memperingati suatu peristiwa. Peristiwa itu dianggap penting atau bersejarah. Misalnya: Monumen Yogja Kembali, Monas.
g. Makam. Makam yang mempunyai nilai sejarah adalah tempat dikuburkannya tokoh-tokoh penting dalam sejarah.Misalnya: makam Diponegoro di Manado, Makam Bung Karno di Blitar.

6.       Naskah/tulisan kuno.

Contoh peninggalan sejarah berbentuk naskah/tulisan adalah kitab dan dokumen-dokumen penting. Misalnya: Naskah Supersemar, naskah Proklamasi, Kitab Mahabarata.



B. Mengenal Sejarah Terjadinya Suatu Tempat dan Daerah
Cerita tentang terjadinya suatu tempat atau daerah ada yang bersifat nyata. Maksudnya kejadian yang diceritakan memang terjadi. Namun ada juga yang berupa dongeng, yang tidak nyata. Maksudnya terjadinyanya suatu tempat atau daerah tidak seperti yang diceritakan. Ada beberapa cerita rakyat. Misalnya: legenda, mitos, dongeng, fable, dan sage. Bentuk-bentuk cerita ini mengisahkan terjadinya suatu tempat secara tidak nyata. Legenda tidak diaggap suci karena tidak ada tokoh dewa. Bentuk-bentuk cerita rakyat dan sejarah terjadinya suatu daerah yaitu.
1.  Legenda, yaitu cerita terjadinya suatu tempat. Banyak masyarakat yang percaya cerita itu benar-benar terjadi. Contoh legenda antara lain:
a.   Cerita terjadinya Gunung Tangkupan Perahu di Jawa Barat.
b.  Cerita asal-usul nama Banyuwangi di Jawa Tengah.
c.   Cerita terjadinya Rawa Pening di Jawa Tengah.
2.  Mitos, yaitu cerita yang dipercaya benar-benar terjadi, dianggap suci, dan memiliki tokoh, dewa. Contohnya: asal usul Prambanan, asal usul Selat Bali.
3.  Dongeng, adalah cerita yang tidak pernah terjadi dalam kehidupan nyata. Biasanya berupa cerita tentang keajaiban atau kesaktian. Misalnya dongeng Joko Tarub, Timun Emas, Bawang Merah dan Bawang Putih.
4.  Fabel. Fabel termasuk cerita rakyat yang berisi pendidikan moral. Biasanya bercerita tentang kehidupan hewan atau binatang. Dalam fable hewan bisa berbicara seperti manusia.
5.  Sage, adalah cerita rakyat tentang tokoh kepahlawanan. Cerita seperti ini banyak beredar di masyarakat tetapi sumbernya sulit ditemukan. Biasanya merupakan sumber lisan.

C.Menghargai Peninggalan Sejarah
Beberapa bentuk penghargaan terhadap benda-benda peninggalan sejarah, antar lain.
1.  Merawat dan menjaga benda-benda peninggalan sejarah.
Ini merupakan tugas kita semua. Tetapi penanggung jawab utamanya adalah Negara. Cara merawat dan menjaga antara lain sebagai berikut:
a.     Menjaga keutuhan benda-benda peninggalan sejarah.
b.     Tidak mencoret-coret dan membuat kotor benda-benda peninggalan sejarah.
c.      Tidak mengambil dan memperjualbelikan benda-benda peninggalan sejarah sebagai barang antic.
d.     Melakukan pemugaran dengan tidak meninggalkan bentuk aslinya.
2.  Mengunjungi tempat-tempat peninggalaln sejarah seperti candi, makam pahlawan, monumen dan lain-lain.
3.  Menggunakan benda-benda peninggalan sejarah secara benar.

D.Manfaat menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah
Beberapa manfaat yang didapat dari menjaga kelestarian peninggalan sejarah antara lain yaitu:
1.  memperkaya khasanah kebudayaan bangsa Indonesia,
2.  menambah pendapatan Negara karena digunakan sebagai obyek wisata,
3.  menyelamatkan keberadaan benda peninggalan sejarah, sehingga dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang, serta
4.  membantu dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan untuk obyek penelitian.

Jumat, 03 Mei 2013

Materi IPA SD Kelas 3

Ciri-Ciri Dan Kebutuhan Makhluk Hidup

Makhluk hidup adalah sesuatu yang memiliki ciri-ciri hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan makhluk hidup.

A. Ciri-ciri Makhluk Hidup 


Mahluk memiliki ciri tertentu yang membedakannya dengan benda tak hidup. Mahluk melakukan aktivitas bernapas, bergerak, menerima dan menanggapi rangsang, memerlukan makanan, tumbuh dan berkembang biak. Sedangkan benda tak hidup tidak melakukan aktivitas tersebut.

Makhluk Hidup Membutuhkan Makanan dan Minuman

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


Makhluk hidup membutuhkan makanan dan minuman untuk mempertahankan hidupnya. Makhluk hidup yang tidak makan berhari-hari dapat mati. Hewan peliharaan yang tidak diberi makanan dapat menjadi lemah. Bahkan akhirnya dapat mati. Manusia dan tumbuhan juga membutuhkan makanan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Tumbuhan dapat menyerap air dan zat hara dari dalam tanah. Tumbuhan menyerapnya dengan menggunakan akarnya. Manusia membutuhkan makanan dan minuman setiap hari. Manusia akan merasa lapar jika terlambat makan. Jadi, makhluk hidup membutuhkan makanan agar tetap hidup.

Makhluk Hidup Berkembang Biak
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○  ○ ○ ○ ○ ○


Makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan keturunannya. Berkembang biak berarti menghasilkan keturunan. Hewan berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak. Kucing, kambing, sapi, dan gajah berkembang biak dengan beranak. Sebaliknya, ayam, burung, dan katak berkembang biak dengan bertelur. Perkembangbiakan tumbuhan dapat dilakukan secara alami dan buatan. Perkembangbiakan secara alami, misalnya melalui tunas. Contohnya pada tumbuhan pisang. Selain itu, perkembangbiakan secara alami dapat dilakukan melalui biji. Contohnya mangga, rambutan, dan jeruk. Perkembangbiakan secara buatan dapat dilakukan dengan cangkok dan stek.

Makhluk Hidup Tumbuh
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dari kecil menjadi besar. Biji kacang hijau dapat tumbuh menjadi kecambah. Kecambah memiliki akar dan daun. Manusia juga tumbuh, yaitu dari bayi hingga menjadi dewasa. Ciri-ciri pertumbuhan manusia adalah bertambahnya tinggi dan berat badan.
Begitu pula dengan pertumbuhan hewan. Hewan tumbuh semakin tinggi dan besar. Lama-kelamaan hewan akan menyerupai induknya. Tumbuhan juga mengalami pertumbuhan. Semakin lama batangnya membesar, daunnya rimbun, dan akarnya kuat.

Makhluk Hidup Bernapas
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


Makhluk hidup memerlukan udara untuk bernapas. Saat bernapas manusia menghirup oksigen. Oksigen terkandung dalam udara. Manusia akan mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Manusia dapat bertahan
hidup meskipun tidak makan sehari. Akan tetapi, manusia tidak dapat hidup tanpa bernapas. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan juga bernapas. Semua makhluk hidup mempunyai alat untuk bernapas. Tumbuhan bernapas melalui pori-pori di permukaan daun. Pori-pori ini disebut mulut daun (stomata). Hewan dapat bernapas dengan paru-paru dan insang. Sebagian besar hewan laut bernapas dengan insang.
Namun, ada juga hewan laut yang bernapas dengan paruparu. Misalnya paus dan lumba-lumba. Ada juga hewan yang bernapas dengan kulit. Misalnya, cacing tanah dan katak. Selain dengan paru-paru, katak dewasa bernapas dengan kulit. Kecebong bernapas dengan insang.

Makhluk Hidup Bergerak
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


Burung bergerak dengan sayapnya untuk terbang. Ikan bergerak dengan siripnya untuk berenang. Harimau, kucing, kambing, kuda, dan sapi bergerak menggunakan kakinya. Manusia bergerak, berjalan, dan berlari menggunakan kakinya.

Makhluk Hidup Peka terhadap Rangsang
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○  ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○  ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○  ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○


Tumbuhan putri malu akan menutup daunnya jika terkena sentuhan. Beberapa hewan juga peka terhadap sentuhan. Bekicot akan memasukkan kepalanya jika terkena sentuhan. Manusia juga peka terhadap rangsang. Manusia memiliki bagian-bagian tubuh yang peka terhadap rangsang. Misalnya, mata peka terhadap rangsang cahaya. Telinga peka terhadap rangsang suara.

B. Kebutuhan Makhluk Hidup 
Makhluk hidup membutuhkan beberapa faktor untuk memenuhi kelangsungan hidupnya. Manusia memerlukan makanan, udara, air dan tempat hidup. Hewan memerlukan makanan, udara, air dan tempat hidup. Tumbuhan memerlukan udara, air, sinar matahari, zat makanan, dan tempat hidup

Makanan
Makanan sangat diperlukan oleh setiap makhluk hidup. Makanan merupakan sumber energi/tenaga yang diperlukan untuk melakukan kegiatan, pertumbuhan, serta untuk mengatur proses dalam tubuh.

Air
Selain makanan, kebutuhan makhluk hidup yang lain adalah air. Air didalam tubuh berguna untuk melarutkan zat makanan agar mudah diserap oleh tubuh. Air juga berguna untuk mengangkut sari-sari makanan, oksigen, dan karbondioksida di dalam tubuh. Selain itu, air juga digunakan manusia untuk mandi, minum, mencuci piring, mengepel lantai, dan menyiram bunga.

Udara
Udara merupakan unsur yang sangat penting bagi makhluk hidup karena digunakan untuk bernafas. Dalam udara terkandung berbagai macam gas, antara lain oksigen,karbon dioksida, dan hydrogen.

Cahaya Matahari
Matahari merupakan sumber energy terbesar di bumi. Tanpa matahari, manusia, hewan, dan tumbuhan(makhluk hidup) akan musnah, karena tidak memperoleh energy/tenaga. Dengan cahaya matahari, bumi menjadi terang dan hangat. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari secara langsung untuk membuat makanan yang disebut fotosintesis
.
Tempat Tinggal / Tempat Hidup
Tempat tinggal manusia, hewan, dan tumbuhan digunakan untuk hidup. Tempat hidup bagi makhluk hidup disebut habitat.Makhluk hidup ada yang hidup didarat dan ada yang hidup diair, misalnya manusia hidup/tinggal dirumah, di apartemen,. Sedangkan manusia primitive hidupnya di hutan.